Listrik

Wajib Tahu! 4 Hal Kelistrikan yang Harus Dicek Saat Membeli Rumah Bekas

Wajib Tahu! 4 Hal Kelistrikan yang Harus Dicek Saat Membeli Rumah Bekas
Wajib Tahu! 4 Hal Kelistrikan yang Harus Dicek Saat Membeli Rumah Bekas

JAKARTA - Membeli rumah bekas kerap menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian dengan harga lebih terjangkau atau lokasi yang sudah matang.

Namun, di balik keuntungan tersebut, calon pembeli perlu lebih cermat dalam melakukan pengecekan. Tidak hanya soal kondisi bangunan, legalitas, dan lingkungan sekitar, sistem kelistrikan rumah juga memegang peranan penting dalam menentukan kenyamanan dan keamanan jangka panjang.

Listrik merupakan sumber energi utama yang menopang hampir seluruh aktivitas di dalam rumah. Kesalahan atau kelalaian dalam memeriksa kondisi kelistrikan dapat berujung pada gangguan kenyamanan, pembengkakan biaya, bahkan risiko keselamatan. Oleh karena itu, PT PLN (Persero) membagikan sejumlah panduan penting terkait aspek kelistrikan yang wajib diperhatikan sebelum memutuskan membeli rumah bekas.

PLN menegaskan bahwa listrik adalah kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi kelistrikan yang aman dan sesuai standar akan membantu penghuni rumah terhindar dari berbagai potensi masalah di kemudian hari. Selain konstruksi bangunan dan keabsahan kepemilikan, kelistrikan menjadi salah satu komponen utama yang harus diperiksa saat survei rumah.

Instalasi Listrik Harus Aman dan Bersertifikat

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah instalasi kelistrikan di dalam rumah. PLN mengingatkan agar calon pembeli memastikan instalasi listrik tidak bermasalah dan telah memiliki Sertifikat Laik Operasi (SLO). Sertifikat ini menjadi penanda bahwa instalasi listrik telah memenuhi standar keselamatan yang berlaku.

Keberadaan SLO sangat penting untuk menghindari risiko yang ditimbulkan oleh listrik, seperti hubungan arus pendek atau korsleting yang dapat memicu kebakaran. Instalasi yang tidak sesuai standar sering kali tidak terlihat secara kasat mata, namun dapat menjadi ancaman serius bagi penghuni rumah.

Pemeriksaan instalasi sebaiknya dilakukan secara menyeluruh, termasuk kondisi kabel, stop kontak, saklar, serta panel listrik. Jika ditemukan instalasi lama atau terlihat tidak rapi, calon pembeli disarankan mempertimbangkan biaya perbaikan sebelum memutuskan membeli rumah tersebut.

Periksa Riwayat dan Tagihan Listrik

Selain instalasi, calon pembeli juga perlu mengecek riwayat tagihan listrik rumah yang akan dibeli. Langkah ini penting untuk memastikan tidak ada tunggakan pembayaran yang belum diselesaikan oleh pemilik sebelumnya.

Saat ini, pengecekan tagihan listrik dapat dilakukan dengan mudah melalui aplikasi PLN Mobile. Dengan aplikasi tersebut, calon pembeli dapat mengetahui status pembayaran listrik dan menghindari masalah administratif di kemudian hari.

Pengecekan ini diperlukan untuk mencegah potensi kendala saat proses pengalihan kepemilikan atau ketika rumah sudah ditempati. Tunggakan listrik yang tidak disadari dapat menjadi beban baru bagi pemilik rumah yang baru.

Pastikan kWh Meter Berfungsi Normal

Aspek berikutnya yang tidak kalah penting adalah kondisi kWh meter. Calon pembeli wajib memastikan bahwa kWh meter di rumah berfungsi dengan normal dan segelnya terpasang dengan baik.

Menurut PLN, pengecekan ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat indikasi pelanggaran penggunaan listrik oleh pemilik atau penghuni sebelumnya. Segel kWh meter yang rusak atau tidak utuh bisa menjadi tanda adanya manipulasi atau penggunaan listrik yang tidak sesuai ketentuan.

Kondisi kWh meter yang normal juga memastikan pencatatan pemakaian listrik berjalan akurat. Hal ini penting untuk menghindari potensi masalah hukum atau administratif setelah rumah resmi berpindah tangan.

Gunakan Listrik Resmi dan Terdaftar PLN

Calon pembeli rumah bekas juga perlu memastikan bahwa aliran listrik di rumah tersebut merupakan listrik resmi yang terdaftar sebagai pelanggan PLN. Penggunaan listrik nonresmi berisiko menimbulkan masalah hukum serta membahayakan keselamatan penghuni.

Dengan memastikan listrik resmi, calon pembeli dapat terhindar dari pelanggaran penggunaan listrik setelah menjadi pemilik rumah. Selain itu, penggunaan listrik resmi juga menjamin kualitas layanan serta kemudahan dalam mengurus administrasi kelistrikan.

PLN mengimbau agar setelah proses jual beli selesai dan terjadi pengalihan kepemilikan rumah, pemilik baru segera melaporkan ke PLN untuk melakukan perubahan nama pelanggan. Langkah ini penting agar seluruh hak dan kewajiban kelistrikan tercatat atas nama pemilik yang sah.

Pentingnya Pemakaian Listrik Aman di Rumah

Setelah memiliki rumah, penggunaan listrik yang aman juga perlu menjadi perhatian utama. Korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah di Indonesia. PLN mencatat banyak kasus kebakaran terjadi akibat penggunaan listrik berlebihan, kabel rusak, atau stop kontak yang longgar.

Kesalahan sederhana dalam instalasi atau pemakaian listrik dapat berakibat fatal. Selain menimbulkan kerugian material, bahaya listrik juga mengancam keselamatan penghuni rumah. Oleh karena itu, pemahaman dasar mengenai penggunaan listrik yang benar dan aman sangat diperlukan oleh setiap keluarga.

Setiap ruangan di rumah memiliki karakteristik penggunaan listrik yang berbeda. Di dapur, misalnya, banyak peralatan berdaya tinggi seperti kulkas, microwave, dan oven, sehingga perlu pengaturan jalur listrik yang terpisah dan aman dari air. Di kamar tidur, penggunaan stop kontak berkualitas dan kebiasaan mencabut charger setelah digunakan dapat mengurangi risiko bahaya listrik.

Ruang tamu juga perlu mendapat perhatian, terutama dalam pengaturan kabel agar tidak tertutup karpet atau dekat dengan benda mudah terbakar. Sementara itu, kamar mandi menjadi area paling rawan karena kombinasi air dan listrik yang berbahaya, sehingga penggunaan perangkat dengan sistem pengaman dan perlengkapan tahan lembab sangat dianjurkan.

Dengan memastikan kelistrikan rumah dalam kondisi aman sejak awal, calon pembeli rumah bekas dapat menikmati hunian dengan lebih nyaman dan terlindungi dari berbagai risiko di masa depan.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index